Ketika warga berkumpul menggelar tikar dan membagikan makanan dalam sebuah upacara syukuran, apakah mereka sedang menjalankan ibadah agama atau melestarikan budaya ? Ketika sebuah ceramah dipotong menjadi video singkat berdurasi satu menit di media sosial, apakah maknanya masih sama dengan saat disampaikan di dalam masjid atau gereja ?
Sering kali, kita memisahkan agama dan budaya seolah keduanya berada di dalam kotak yang berbeda. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu. Buku ini mengajak kita menyelami bagaimana keyakinan dan tradisi tidak hanya berdiam di dalam teks suci atau buku adat, melainkan hidup, bernapas, dan dinegosiasikan dalam rutinitas keseharian kita. Inilah yang disebut sebagai “agama yang dihidupi” (lived religion)—agama yang hadir saat manusia mengambil keputusan, merawat keluarga, mencari nafkah, hingga berinteraksi di ruang digital.
Dari perdebatan tentang cara berpakaian, kompromi ibadah di tengah jam kerja pabrik, hingga pergeseran sosok panutan di era algoritma, buku ini membongkar kerumitan masyarakat kita dengan cara yang renyah dan membumi. Alih-alih menghakimi mana praktik yang benar dan mana yang menyimpang, kita justru diajak merenungkan: bagaimana makna dipertahankan, siapa yang berhak berbicara atas nama tradisi, dan mengapa satu tindakan yang sama bisa dimaknai secara berbeda oleh setiap orang.
Agama & Budaya sebagai Realitas Sosial
Penulis :
M. Maulana Masudi, Lc.,MPdI
ISBN :
–
Penyunting :
Asrori
Desain Sampul:
Riki Dwi Angga Saputro, M.Pd.
Penerbit:
CV. Zamron Pressindo
Redaksi:
Perum Emerald Residence Blok E1 No 31
Kel. Kedanyang Kec. Kebomas Kab. Gresik Jawa Timur
Email : zamron.publisher@gmail.com
Website : www.zamronedu.co.id
Phone : 081392363275
All right reserved
Cetakan pertama : Agustus 2026